Sajak Desember


kutanggalkan mantel serta topiku yang tua
ketika daun penanggalan gugur
lewat tengah malam. kemudian kuhitung
hutang-hutangku pada-Mu

~~~

mendadak terasa: betapa miskinnya diriku;
di luar hujan pun masih kudengar
dari celah-celah jendela. ada yang terbaring
di kursi letih sekali

~~~

masih patutkah kuhitung segala milikku
selembar celana dan selembar baju
ketika kusebut berulang nama-Mu; taram
temaram bayang, bianglala itu

~~~

sapardi djoko damono

1961

♥♥♥

♥♥ Gema Pesona ♥♥

Desember t’lah berlalu

sajakmu jatuh di bulan Januari

Sembari menikmati dinginnya malam

♥♥♥