Travel Theme : Pathway


Here are my pathways collection for weekly Travel Theme

All pictures are dedicated for my Family in Situbondo

Small Village - Sitoebondo

Small Village – Sitoebondo

Maospati Village

Maospati Village

Pasir Putih

Pasir Putih

Small Village - Situbondo

Small Village – Situbondo

Buitenzorg

Buitenzorg

Buitenzorg - The Palace

Buitenzorg – The Palace

Flower Garden - Puncak

Flower Garden – Puncak

Gangway - Soerabaija

Gangway – Soerabaija

Small village in Situbondo

Small village in Situbondo

Pasir Putih

Pasir Putih

Small Village - Situbondo

Small Village – Situbondo

Visit here for other interesting pathway images

**–**

The block of granite which was an obstacle in the pathway of the weak,

became a stepping-stone in the pathway of the strong.

by – Thomas Carlyle

__**__

Jangan Pernah Menyepelekan Doa


Hari telah larut untuk seorang ayah yang ingin menikmati canda tawa si kecil menyambut kedatanganku. Kepala ini masih penuh dengan segala seluk beluk masalah pekerjaan dan kehidupan. Tubuh dan pakaian pun seolah melekat jadi satu bersama kulit yang basah oleh keringat sementara lutut yang lunglai seolah kaki tak mampu berjalan. Sedih tak bisa dielakkan dari senyum wajah yang terpaksa dengan segenap permasalahan yang melekat di hati.

Setiap kali menemui persimpangan….ketika segenap usaha sudah dilakukan seolah tak berarti…disitulah sesungguhnya manusia diuji, bahwa sesungguhnya kita manusia adalah makhluk yang lemah. Maka berdo’alah…mintalah kepada sang maha kuat.. Allah ‘Azza wajalla

Pathway

Terkesima dengan sebuah nasihat dari Ustadz Firanda di bawah tentang Do’a

 

Kepada saudaraku yang hatinya terluka…kalbunya dimakan kesedihan dan kegelisahan…

Kepada saudaraku yang dilindas dan digilas beratnya kemiskinan…dililit hutang yang menggunung….

Kepada saudaraku yang memikul segunung problematika….yang merasa seluruh jalan dan sebab telah tertutup…

Apakah kau lupa senjatamu yang sangat ampuh…??, Doa…dialah permohonan yang ditujukan kepada Pencipta alam semesta ini…?? Apakah kau meremehkannya???

Al-Imam As-Syaafi’i rahimahullah berkata :

أَتَهْزَأُ بِالدُّعَاءِ وَتَزْدَرِيهِ *** وَمَا تَدْرِي بِمَا صَنَعَ الدُّعَاءُ

Apakah engkau mengejek doa dan menyepelekannya….
Tidakkah engkau tahu apa yang bisa diperbuat oleh doa?

سِهَامُ اللَّيلِ لا تُخْطِي وَلَكِنْ *** لَهَا أَمَدٌ وَلِلْأَمَدِ انْقِضَاءُ

Anak panah yang dilepaskan di malam hari, tidak akan meleset, akan tetapi…
Anak panah tersebut ada waktunya/tempo untuk mengenai…dan setiap waktu pasti ada akhirnya

Janganlah pernah meremehkan doa… ia adalah senjata kaum shalihin… bahkan senjata para Nabi ‘alaihim as-salaam.

Angkatlah kedua tanganmu…mintalah kepada Rabb-mu…jangan pernah malu untuk meminta kepada Rabb-mu yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang kepada para hambaNya…

Curahkan segala keluh kesahmu kepada Rabb-mu yang lebih rahmat kepada seorang hamba dari kasih sayang seorang ibu kepada anaknya…

Masihkah engkau berburuk sangka kepadaNya…, masihkah engkau enggan untuk berdoa… ??!!

Bangunlah di gelapnya malam tatkala semua orang tertidur pulas…keluhkan seluruh bebanmu kepada Allah….

لاَ تَسْأَلَنَّ بَنِي آدَمَ حَاجَةً *** وَسَلِ الَّذِي أَبْوَابُهُ لاَ تُحْجَبُ

Jangan sekali-kali engkau meminta hajatmu kepada anak Adam…
Akan tetapi mintalah kepada Dzat yang pintu-pintunya tidak pernah tertutup

اللهُ يَغْضَبُ إِنْ تَرَكْتَ سُؤَالَهُ *** وَبَنِي آدَمَ حِيْنَ يُسْأَلُ يَغْضَبُ

Allah murka jika engkau tidak meminta kepadaNya
Adapun anak Adam jika engkau meminta-minta kepadanya maka ia marah.

 

*********

Hari minggu yang mendung

dan hujan tak kunjung datang

********

Dari sebuah jendela di udara…


Selalu gelisah tatkala pesawat telah mengurangi kecepatannya … pertanda sebentar lagi akan mendarat. Kepalaku selalu sedikit miring ke kiri…lekat ke jendela kabin tempat duduk urutan No. 1. Sang pilot sudah memberikan notifikasi bahwa sebentar lagi pesawat akan mendarat di Ngurah Rai International Airport. Sementara lamunan sudah tak sabar ingin menjejakkan kaki dengan segera di Perth – Western Australia.

5 Menit sebelum pengumuman oleh sang pilot mengenai pendaratan pesawat di Bali, sang Pilot memberi informasi melalui kokpit nya bahwa para penumpang di baris kanan bisa melihat gunung Bromo. “yaaahhh….aku kan di kursi sebelah kiri..”  padahal tangan ini sudah siap dengan kamera.

Setelah melalui awan nan menawan dan mengambil beberapa gambar cantik akan indahnya pulau Jawa dari atas…tugas selanjutnya melihat kampung halamanku dari atas……dalam waktu sepersekian menit kepalaku memandang hamparan daratan luas dari ketinggian lebih dari 3000 kaki. Mendadak aku menjadi orang yang paling terlihat bingung di dalam kabin…karena kepala ini menoleh kesana kemari dari sebuah jendela mungil tuk sekedar melihat tampak atas kota Situbondo-ku dari atas…namun dari atas sana semua tampak sama…hingga…..

Hingga aku melihat sebuah asap putih mengepul dari sebuag kawah dari sebuah gunung yang …dalam beberapa saat aku tertegun melihat keindahannya… yang entah gunung apa gerangan itu. Kuamati daerah di sekelilingnya…adakah kampung terdekat di kaki gunung itu? ternyata tak banyak pemukiman dekat puncak yang mengepul itu.

Aku pun seolah terbangun dari mimpi…melihat lokasi dan bentang geologis nya … ahh itu Gunung Raung yang dulu pernah meletus tahun 1915 dan pernah diberitakan pernah meletus tahun 1586 dan sekitaran 1800-an….. Alhamdulillah bersyukurnya aku karena sedari kecil aku ingin tahu sosok gunung yang satu ini. Berikut sosok gunung nan menawan itu tempoe doeloe – diambil dari KITLV (thanks to KITLV digital media & the photographer)

Goenoeng Raoeng

Tropenmuseum of the Royal Tropical Institute

Source : Tropenmuseum of the Royal Tropical Institute

Setelah menghela nafas … Alhamdulillah akhirnya fotomu kini kuabadikan … walau tak banyak cerita akan kekehidupannya akan gunung yang memiliki tinggi 3,332 meter di atas permukaan laut. Berharap suatu saat aku bisa mendakinya … aamiin

abualbanie.wordpress.com

Raung volcano view from south-east

Raung mt view from south

Raung mt view from south

Orang lebih banyak mengenal kawah Ijen, Bromo atau bahkan Semeru tak banyak yang bisa bercerita mengenai gunung yang satu ini. Karena saya bukan ahli volcano atau Geologi, akan tetapi kawah Ijen, Bromo atau Semeru adalah gunung berapi yang bersaudara…dalam artian proses pembentukan serta usia nya tak jauh terpaut lama dengan Volcanic Explosivity Index yang cukup besar (moderate – very large).

Akhirnya …. harus kurelakan pemandangan Raung nan mempesona tatkala selat Bali mulai nampak

Bali Strait in the morning

Bali Strait in the morning

↔↔↔↔↔↔