Sunyinya Malam dan Sempitnya Waktu


JArum jam menunjukkan pukul 23:10 WIT, tapi entah kenapa mata ku ini tak mau terpejam….teman sekamar yang tadinya tertawa cekikikan dalam hitungan detik sudah mulai mendengkur. Telah 2 hari kulewati,menghabiskan waktu di teluk Bintuni, rasa rindu akan tawa si kecil dan senyum hangat sang Istri membuat 5 hari masa tugas seolah 5 bulan …..

Kutengok keluar jendela, “tone” lampu taman yang menerangi jalan menuju dormitory yang putih kekuning-kuningan seolah-olah berkata … “disini sepi tak ada siapa-siapa

 

Terpaku sejenak kumemandang jam digital .. astaga sudah 23:39 …. pikiranku melayang jauh ke belakang, di jam 23:39 …. 10 tahun lalu, ya tepat aku masih SMA …., mungkin 10 tahun yang lalu di pukul 23:39, aku berselimut tebal, meringkuk dalam buaian mimpi, dan masih berpikir bahwa aku masih terlalu muda untuk merisaukan semuanya,

Ternyata 1 dekade waktu aku lalui … terkadang aku bertanya…apa yang telah aku perbuat selama 10 tahun terakhir… apa yang telah  aku persiapkan untuk akhiratku, apakah pukul 23:39 … 10 tahun lagi masihkah aku se-segar ini,?? tak ada yang tau…malam ini 23:39 malam sungguh sepi….Namun terkadang kesepian lah yang mengusikku untuk merenungkan semuanya…apa-apa yang telah aku lalui. Saat itu aku pun bertanya-tanya…ya Rabb ternyata semua berlalu sangat cepat… seolah aku hanya telah melalui masa pagi ku.

Saat malam datang kadang kupikirkan saat siang yang telah kulewati, saat senja tiba kuselalu berangan akan selalu melihat indahnya matahari saat terbit, dan begitu seterusnya …. seolah tak ada habisnya,,,,akan tetapi waktuku lah yang terus terkikis sehingga tak kusadari bahwa senja mengingatkan bahwa aku telah meninggalkan pagi hari, dan detik waktu pun terus berlari seolah sia-sialah waktu yang telah kuhabiskan selama ini.

 

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Tidak akan datang kiamat sehingga …. zaman semakin berdekatan “.

Dan diriwayatkan dari Abu Hurairah pula, katanya : Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Tidak akan datang kiamat sehingga waktu semakin berdekatan , setahun seperti sebulan, sebulan seperti sejum’at, sejum’at seperti sehari, sehari seperti sejam, dan sejam terasa hanya sekejap”.

By Al Asr (the time)

Verily! man is in loss,

Except those who believe (in Islamic Monotheism) and do righteous good deeds, and recommend one another to the truth (i.e. order one another to perform all kinds of good deeds (Al-Ma’ruf)which Allah has ordained, and abstain from all kinds of sins and evil deeds (Al-Munkar)which Allah has forbidden), and recommend one another to patience (for the sufferings, harms, and injuries which one may encounter in Allah’s Cause during preaching His religion of Islamic Monotheism or Jihad, etc.).

Surat Al Asr ayat 1 – 3

Ya Rabb….

Jadikanlah  gelap dan sunyinya malam sebagai teman sejatiku tuk senantiasa terbangun tuk bersujud padaMu

Ya Rabb….

Jadikanlah sempitnya waktu sebagai teman sejatiku tuk senantiasa mengingatMu

 

@ Teluk Bintuni, Papua … menjelang tanggal 2 Februari (23:59 WIT)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s