Dia Laki-laki atau Wanita??


Jam menunjukkan pukul 17:00 WIB, artinya telah saatnya aku pulang, hari sedikit mendung kala itu, “mudah-mudahan Allah menangguhkan hujan hingga aku tiba di rumah”….. seperti biasa aku melalui jalan yang aku lalui seperti saat aku berangkat…. Namun akhir2 ini jalanan yang aku lalui sedikit berubah, kumelihat banyak sekali wanita jadi-jadian…lhoh?? Alias pria yang menjadi wanita atau bences bahasa gaulnya.

Banyak orang yang tertawa melihat aksinya, melenggak-lenggok bak seorang wanita namun tak sedikit pun menutupi sifat laki-lakinya. Tak hanya itu, akupun juga pernah melihat kejadian yang sebaliknya, seorang wanita yang berperilaku seperti halnya pria, dari sikap, pakaian dan perbuatannya. Beberapa dari mereka berpendapat inilah wanita jaman sekarang, bukan berarti dia banci, tapi pakaian dan sikapnya mencerminkan bahwa dia ingin disebut wanita yang kuat seperti halnya pria…. Lho???

Sebagian menertawakan sebagian yang lain, namun layak kah kejadian ini dianggap sebagai guyonan dan bahan tertawaan? Tak sedikit pula kita jumpai lawakan penyerupaan wanita yang diperankan pria di televisi-televisi, sudah sejauh inikah kita jauh terperosok dalam kedalam perbuatan terlaknat ini?ataukan kita sudah merasa bahwa ini sudah menjadi kehidupan sehingga tak perlu kita merasa sedih dan prihatin?malahan kita ikut senang dan tertawa melihat semunya begitu saja terjadi.

Sesampainya di rumah, aku menceritakan kisahku pada istriku, bahwa tanda-tanda yang aku sebutkan tadi adalah salah satu dari tanda akhir zaman. Lantas masih terngiang di benak, beberapa kejadian yang aku dengar bahwa telah ada pondok pesantren waria, dan slogan-slogan tentang hak asasi bagi mereka para waria agar mendapat perlindungan akan hak-hak mereka??

disela-sela aku menceritakan semua, lantas istriku bertanya…apakah tindakan menyerupai wanita bagi pria atu sebaliknya  juga diatur dan dijelaskan dalam Islam?

Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menciptakan kaum lelaki dan kaum wanita sebagai dua jenis kelamin yang berbeda. Allah Ta’ala juga telah menetapkan dan menakdirkan bahwa laki-laki tidak sama dengan wanita baik dalam bentuk fisik, kondisi dan penampilannya. Sifat lemah lembut dan cenderung suka berhias merupakan salah satu sifat yang membedakan wanita dengan kaum lelaki. Namun bagaimana kenyataan yang terjadi di jaman ini yang disebut-sebut sebagai zaman modern? Saat ini dengan mudah akan kita jumpai kaum wanita serupa dengan kaum laki-laki dalam hal berpakaian, gerakan, suara dan dalam semua hal yang merupakan fitrah bagi laki-laki. Demikian pula sebaliknya, banyak kaum laki-laki yang menyerupai wanita. Kaum laki-laki tidak mau kalah untuk ikut berdandan sebagaimana dandanan kaum wanita. Lalu bagaimana hukum Islam terhadap hal ini?

Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat para laki-laki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Bukhari)

Wahai wanita muslimah, apakah kita menutup telinga dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut? Sesungguhnya menyerupai laki-laki demikian juga laki-laki yang menyerupai wanita merupakan dosa besar dikarenakan ancaman laknat yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Sebagian wanita ada yang melakukan beberapa perkara yang merupakan sifat khusus laki-laki, seperti berbicara dengan suara laki-laki (dengan dibuat-buat) atau semacamnya dengan maksud membuat orang lain tertawa atau untuk menakut-nakuti. Jika ia telah mengetahui keharaman menyerupai laki-laki namun ia tetap melakukannya, niscaya ia masuk ke dalam perkara yang dilaknat oleh Rasulullah. Apabila ia berbicara dengan suara laki-laki untuk menakut-nakuti mereka, maka ia berdosa dengan dosa yang lebih besar daripada jika ia hanya ingin membuat mereka tertawa. Yang demikian itu karena ia telah melakukan dua larangan yaitu menyerupai laki-laki dan menakut-nakuti orang. Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Tidak halal bagi seorang muslim untuk menakut-nakuti muslim yang lain.” (HR. Abu Dawud)

Ath-Thabari berkata di dalam Al-Fath, yang maknanya, “Tidak boleh bagi laki-laki untuk menyerupai wanita dalam pakaian dan perhiasan yang khusus untuk wanita, demikian juga sebaliknya.”

Al-Hafizh berkata: “Demikian juga dalam berbicara dan berjalan, adapun dalam  berpakaian, maka hal itu berbeda-beda sesuai dengan adat dari masing-masing negeri, karena mungkin ada kaum yang tidak membedakan antara pakaian wanita dengan pakaian laki-laki. Akan tetapi wanita dibedakan dengan adanya hijab dan cadar. Adapun celaan menyerupai dalam hal berbicara dan berjalan, maka itu khusus pada orang yang melakukannya dengan sengaja. Sedangkan orang yang memang sudah pembawaannya begitu, maka ia diperintahkan memaksakan diri untuk meninggalkannya dan membiasakan terus menerus hal itu (perilaku yang sesuai jenis kelaminnya –ed.) secara bertahap. Jika seseorang tidak meninggalkan hal ini serta terus-menerus melakukannya, maka ia terkena celaan tersebut. Apalagi jika nampak darinya sesuatu yang menunjukkan bahwa ia ridha dengan hal tersebut sehingga menjadi jelas, bahwa ia termasuk dalam golongan orang-orang yang ber-tasyabuh atau menyerupai sesuatu (yaitu menyerupai lawan jenisnya -ed).” Sesungguhnya selalu terdapat hikmah dalam setiap larangan Allah baik yang kita ketahui ataupun yang tersembunyi. Allah ‘Azza wa Jalla telah menciptakan makhluk-Nya dengan ciptaan yang paling sempurna serta disertai dengan sifat yang terbaik sesuai keadaannya. Semoga kita termasuk kaum yang berpikir. Allahu a’lam.

***

Disarikan dari Untukmu Muslimah Kupersembahkan Nasehatku oleh Ummu ‘Abdillah Al Wadi’iyyah dengan beberapa tambahan oleh Ummu Asma’ Karimah

Artikel http://www.muslimah.or.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s