Hari yang Ditunggu


Indahnya pantai di Biak dan derasnya hujan di siang hari, membuatku tak kuasa tuk membuka laptopku dan mulai menulis. Sembari menunggu keberangkatan ke Jakarta, kupandang nun jauh disana di horizon cakrawala kulihat segerombolan awan putih merendah berjalan lamban di atas birunya laut di pulau Biak.

Bandara di Biak mungkin merupakan Bandara terindah yang pernah aku singgahi. Bandara yang dibangun oleh tentara Jepang selama perang dunia kedua. Entah bagaimana Jepang bisa menemukan Biak…..heheheheh

Tak terasa 21 hari telah berlalu, dan selama itu pula aku meninggalkan keluarga tercinta. Hari-hari kepulangan adalah hari-hari yang selalu dinantikan setelah 3 minggu non-stop aku bekerja di teluk bintuni.

Jarum jam menunjukkan pukul 12:40 WIT, sembari menunggu keberangkatan, kami semua disini menghabiskan waktu dengan caranya sendiri. Tampak di rona wajah mereka rasa tersirat kegembiraan, karena sebentar lagi insyaAllah kami akan bertemu dengan keluarga kami tercinta.

Di execuctive lounge BP ini, ada yang duduk sembari membaca, makan siang, duduk di teras bandara memandang lautan, ada pula yang menonton TV, ada yang mondar-mandir, ada yang menelpon keluarganya, dan ada yang mengetik uneg-unegnya dan siapa lagi kalau bukan aku, hehehehhe.

Wah sayangnya aku tak membawa kamera untuk mengabadikan indahnya Pantai di tepi bandara Biak. Namun yang terunik dari semua ini adalah kami berada di sebuah pulau yang menurutku terkadang merupakan hal yang mustahil kalau ternyata di tengah lebatnya hutan, rawa yang seolah tak tertaklukkan dan luasnya samudra, bisa berdiri LNG plant yang megah, dengan 1500 orang berada di tengahnya, hmmmm…..MasyaAllah

Hmmmmm…….akan tetapi ditengah sunyinya pulau Biak ini, tak akan lama lagi aku akan mendengar riuhnya deru kendaraan dan macetnya jalan Ibu kota dengan langit kelabunya. Namun di atas itu semua, keceriaan hati tuk bertemu dengan istri tercinta dan sang jagoan cilik tak kan bisa dikalahkan oleh deru debu Ibu kota. Here I come…..

(Ditulis di Bandara Frans Kaisepo Biak, 24 Mei 2010, pukul 12:45 WIT)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s