Puisi Yang Hilang


Seperti halnya diriku yang dulu :

Aku duduk berselimutkan ketidak pastian

Hati kurengkuh dalam kegusaran

Hatiku yang sakit berkata ”Ya Rabb berilah kepastian”

Aku disini sendiri berjuang melawan kesepian

~~~~~~~

Seperti halnya diriku yang dulu :

Yang selalu mengatakan tak ada yang salah dengan cinta

Tak ada jalan yang diridhai sang pemilik Cinta selain pernikahan

Mungkin bagimu kecamuk hati ini tidaklah rumit

Namun tidak bagiku

~~~~~~~

Seperti halnya diriku yang dulu :

Aku masih sama

Berjuang sendiri demi ridha sang Khaliq

Memperjuangkan mimpi yang selalu kuimpikan saat senja itu tiba

~~~~~~~

Seperti halnya diriku yang dulu :

Aku masih sama

Selalu memandang senja hingga saat itu datang

Senja pun masih sama dengan rona lembayung jingga memimpikan malam

~~~~~~~

Seperti halnya diriku yang dulu

Senjapun kian menghilang berganti sunyinya malam

Bersatu menghilang dalam kesepian nan pilu

Hingga suatu saat aku tak seperti diriku yang dulu

Selalu disini bersama senja menantimu.

~ Teluk Bintuni , 10 Mei ketika menanti adzan maghrib ~

[kumpulan puisi yang hilang di tahun 2005]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s